• Washington DC
Follow Us:

Pembantaian Barin: Mengenang Tanda Awal Kekejaman terhadap Uyghur

Siaran Pers
Untuk Disiarkan Segera
5 April 2026
Contact@Uyghurstudy.org
Uyghurstudy.org

Center for Uyghur Studies dengan penuh hormat mengenang para korban Pembantaian Barin dan memberikan penghormatan kepada rakyat Uyghur yang mengalami penindasan brutal di tanah mereka sendiri.

Pembantaian Barin, yang terjadi pada 5 April 1990 di Kota Barin, Turkistan Timur (yang juga dikenal sebagai Xinjiang Uyghur Autonomous Region), bermula dari aksi protes damai oleh masyarakat Uyghur terhadap kebijakan keluarga berencana paksa pemerintah Tiongkok, termasuk praktik aborsi paksa terhadap perempuan Uyghur. Ekspresi keluhan yang sah ini justru dihadapi dengan penggunaan kekuatan yang berlebihan dan tidak dapat dibenarkan oleh otoritas Tiongkok, yang mengakibatkan lebih dari 400 Uyghur tewas. Setelah kejadian tersebut, sejumlah besar peserta aksi ditahan secara sewenang-wenang dan dijatuhi hukuman penjara panjang melalui proses hukum yang tidak adil.

Peristiwa ini bukanlah tindakan kekerasan negara yang berdiri sendiri. Ini merupakan salah satu tanda peringatan paling awal dan paling jelas dari kekejaman yang kemudian meluas di wilayah tersebut. Peristiwa ini mengungkap pola kekerasan negara, hukuman kolektif, dan penindasan sistematis yang gagal dihadapi oleh komunitas internasional dengan urgensi yang seharusnya.

Direktur Eksekutif Abdulhakim Idris menyatakan, “Apa yang dimulai di tempat seperti Barin kemudian berkembang menjadi kampanye penindasan yang meluas terhadap rakyat Uyghur, termasuk penahanan sewenang-wenang, penyiksaan, pemisahan keluarga secara paksa, penghancuran identitas agama dan budaya, serta penolakan terhadap hak asasi manusia dan kebebasan beragama yang mendasar. Barin menjadi bab awal dari tragedi yang masih berlangsung ini.”

Center for Uyghur Studies menolak segala upaya untuk menghapus, memutarbalikkan, atau meremehkan kejahatan-kejahatan ini. Mengingat Barin adalah tindakan menegakkan kebenaran sekaligus sikap melawan keheningan, penyangkalan, dan impunitas. Penderitaan rakyat Uyghur tidak dimulai dalam beberapa tahun terakhir, dan juga tidak terjadi tanpa peringatan.

Center ini menyerukan kepada pemerintah, lembaga internasional, organisasi hak asasi manusia, serta individu yang memiliki nurani untuk berbicara dengan jelas dan bertindak tegas. Keadilan tidak boleh ditunda karena kepentingan politik, dan pertanggungjawaban atas kejahatan PKT terhadap rakyat Uyghur tidak boleh dikorbankan oleh keheningan.

Pembantaian Barin adalah peringatan awal dari kengerian yang akan datang. Peringatannya jelas. Penderitaannya nyata. Dunia tidak boleh berpaling lagi.

Post navigation

Copyright Center for Uyghur Studies - All Rights Reserved