Kepentingan dagang atau solidaritas keimanan? Soft power, dilema Indonesia, dan krisis Uyghur
Penulis: Kurniawan Arif Maspul dan Khaidir Hasram* Diamnya publik internasional terhadap isu Uyghur tidak muncul dari ruang hampa. Fenomena ini dibentuk oleh kalkulasi ekonomi, keragu-raguan diplomatik, dan dilema moral yang melampaui batas-batas ...
View DetailsDipisahkan Jauh dari Rumah: Bagaimana Sekolah Asrama Menghapus Anak Uyghur dari Akar Budayanya
Oleh Abdulhakim Idris Pertama kali Gulnisa menyadari ada sesuatu yang berubah, bukan dari wajah atau tubuh anaknya. Perubahan ...
View DetailsKetika Lagu Diperlakukan sebagai Alat Kejahatan: Pengetatan Represi Tiongkok terhadap Budaya Uyghur
Oleh Abdulhakim Idris Lagu bukan sekadar lagu. Di seluruh dunia, musik menghibur dan m...
View DetailsDirektur Eksekutif Pusat Studi Uyghur Angkat Suara di Forum Senat Amerika Serikat Mengenai Serangan PKT terhadap Kebebasan Beragama
Assalamualaikum, Halo semuanya, Nama saya Abdulhakim Idris dari Pusat Studi Uyghur. Hari ini, saya ingin memberikan pembaruan tentang salah satu tragedi hak asasi manusia terbesar di zaman kita: perang yang semakin intensif yang dilancarkan ...
View DetailsAmbisi Geopolitik Tiongkok dalam Konflik Uyghur di Xinjiang Keterkaitan antara Konflik Uyghur dengan Belt Road Initiative (BRI) Tiongkok
Etnis Uyghur merupakan etnis minoritas yang tinggal di wilayah barat laut Tiongkok, yakni Daerah Otonomi Uyghur Xinjiang. Mayoritas etnis Uyghur memeluk agama islam, dan sangat taat kepada ajaran agama. Etnis Uyghur bersama dengan kelompok muslim di ...
View DetailsGlobal Dynamics: Tensions between Interests and Morals in the Uyghur Issue
Xinjiang, as the ancestral territory of the Uyghur ethnic minority, has increasingly become central to global discourses on geopolitical strategy, ideological divergence, and the evolving architecture Uyghur is a minority ethnic who live in Xinjia...
View DetailsMenimbang Perubahan Rezim Suriah : Harapan Baru bagi Etnis Uyghur
Hubungan antara Suriah dengan etnis Uyghur telah lama berlangsung kurang harmonis, pasalnya rezim Bashar Al-Assad selama ini tidak memberikan dukungan terhadap etnis Uyghur. Rezim Assad lebih mengedepankan hubungan diplomatik dengan Tiongkok, dibawah...
View DetailsDilarang Berpuasa: Perjuangan Uyghur untuk Kebebasan Beragama
Oleh Abdulhakim Idris Berpuasa selama bulan Ramadan bukan hanya sebuah kewajiban agama bagi umat Islam, namun juga merupakan sebuah tindakan iman, ketahanan, dan pengabdian. Sementara ...
View DetailsSuara-suara yang Terlupakan: Warga Uyghur Menghadapi Bayang-bayang Deportasi dari Thailand ke Tiongkok
By Abdulhakim Idris 23 Januari 2025 Para pengungsi Uyghur, yang ditahan di penjara Thailand selama lebih dari satu dekade, kini menghadapi ancaman deportasi ke Tiongkok, negara yang dikenal melakukan genosida terhadap Muslim Uyghur. Dengan ancama...
View DetailsDari Kebun hingga Pelelangan: Perampokan Kekayaan Etnis Uighur oleh Tiongkok – Bagian II
Properti “pembangkang” Uighur dilelang di Taobao dan berakhir di tangan orang Cina Han. Abdulhakim Idris Proses lelang yudisial atas properti Uighur juga merupakan salah satu konsekuensi pahit dari Genosida Uighur. Proses ini d...
View DetailsDari Kebun hingga Pelelangan: Perampokan Kekayaan Etnis Uighur oleh Tiongkok – Bagian I
Bagaimana penyitaan kekayaan Uighur oleh Tiongkok mendorong Uighur ke dalam kemiskinan. Abdulhakim Idris Kebijakan genosida yang dilakukan oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT) di Xinjiang/Turki Timur masih terus berlanjut dengan segala kekerasann...
View DetailsMengapa Umat Islam Terus Menjadi Korban? Analisis Isu Uyghur dan Penindasan di Era Modern
Sejarah penindasan terhadap umat Islam sebagian besar dipengaruhi oleh warisan kolonialisme yang terus meninggalkan jejak dalam politik, ekonomi, dan sosial negara-negara Muslim. Selama masa kolonial, banyak negara Muslim dijajah oleh kekuatan Eropa ...
View DetailsCopyright Center for Uyghur Studies - All Rights Reserved











